“Saya mulai dari kecil sekali, hanya bawa beberapa potong kain. Tapi dengan pinjaman dari Swasti Sari, saya bisa tambah stok dan punya keberanian membuka lapak di dua pasar”.
“Usaha ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk membantu keluarga dan pekerja saya,” ungkap Maria.
Menurutnya, kehadiran koperasi Swasti Sari membuatnya merasa tidak berjalan sendiri, ia mendapatkan dukung modal usaha.
“Saya merasa didampingi. Setiap kali butuh tambahan modal atau arahan, koperasi Swasti Sari selalu siap membantu. Itu yang membuat usaha saya bisa bertahan dan berkembang,” tambahnya.
Komitmen Kopdit Swasti Sari Dampingi Anggota
Wakil GM Kopdit Swasti Sari, Kassmirus Kopong, yang memimpin langsung kegiatan Visit Day Service (VdS) di Flores Timur, menyebut Maria sebagai contoh anggota yang memanfaatkan pinjaman secara produktif dan tepat sasaran.
“Ibu Maria adalah gambaran nyata bagaimana koperasi menjadi alat pemberdayaan”.
“Ia bukan hanya membesarkan usahanya, tetapi juga mempekerjakan warga sekitar. Inilah model usaha yang ingin terus kami dukung,” kata Kasmir.
Kasmir menegaskan bahwa Kopdit Swasti Sari berkomitmen mendampingi anggota yang menjalankan usaha secara konsisten, jujur, dan berdampak bagi masyarakat.








