Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Made Supadi Akademisi STIE Oemathonis Kupang | NTT Mart Pesaing Retail Modern – Kekuatan Pada Identitas Lokal

Avatar photo
×

Made Supadi Akademisi STIE Oemathonis Kupang | NTT Mart Pesaing Retail Modern – Kekuatan Pada Identitas Lokal

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Menurutnya, kekuatan utama NTT justru terletak pada identitas lokal, produk komunitas, serta potensi ekonomi masyarakat desa yang tidak dimiliki oleh jaringan retail besar.

“Retail modern tidak memiliki kekuatan pada identitas lokal dan produk komunitas. Di sinilah peluang NTT Mart untuk berkembang,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Ia menilai konsep tiga kaki yang menjadi dasar gagasan NTT Mart, yakni One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP), merupakan strategi yang tepat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari berbagai sektor.

Baca Juga :  Koperasi Kredit Plelu Meluk Dorong Regenerasi Pemimpin Muda Lewat Lokakarya di Maumere

Dengan konsep tersebut, NTT Mart dapat menjadi wadah pemasaran bagi berbagai produk unggulan dari desa, sekolah, maupun pelaku UMKM di daerah.

Karena itu, ia menegaskan bahwa posisi strategis NTT Mart sebaiknya tidak diarahkan menjadi minimarket seperti jaringan retail nasional, melainkan sebagai retail ekonomi rakyat yang berbasis pada kekuatan produk lokal.

“NTT Mart seharusnya menjadi rumah bagi produk-produk hasil konsep tiga kaki itu”.

“Jadi bukan sekadar tempat belanja seperti minimarket, tetapi menjadi pusat distribusi produk ekonomi rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Mediasi Kopdit Swasti Sari : Sony Libing Sayangkan: Sason Helan Usulkan Pelayanan Tetap Jalan, tetapi Tolak Teken Kesepakatan

Made Supadi Optimis jika dikelola dengan konsep yang tepat, NTT Mart dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat ekosistem pemasaran bagi produk desa, sekolah, dan UMKM di Nusa Tenggara Timur.