Ia menjelaskan, kopdit Swasti Sari menargetkan penyaluran KUR dengan plafon mencapai Rp80 miliar hingga Rp85miliar.
Dana tersebut akan disalurkan kepada anggota yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan koperasi.
Menurut Kasmirus, peluncuran KUR di bulan Februari menjadi momentum tepat bagi anggota untuk memperkuat usaha sejak awal tahun, baik untuk penambahan modal kerja, pengembangan usaha, maupun peningkatan kapasitas produksi.
“Kami berharap anggota tidak menunda-nunda. Kesempatan ini terbatas, bunganya ringan, dan sangat membantu bagi usaha anggota jika dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Kopdit Swasti Sari, Ambros Pan, menegaskan bahwa KUR kali ini memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas dibandingkan program sebelumnya.
Jika sebelumnya KUR hanya menyasar kelompok tertentu, kini seluruh anggota Kopdit Swasti Sari memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pembiayaan tersebut.
“Dalam momen HUT ke-38 ini, semua anggota berkesempatan untuk dilayani melalui KUR, tentu dengan tetap mengikuti proses dan prosedur yang berlaku,” jelas Ambros.












