“Dampak fraud sangat luas. Bukan hanya kerugian finansial, tetapi juga hilangnya kepercayaan anggota dan rusaknya reputasi koperasi,” katanya.
Strategi Pencegahan dan Peran Pengurus
Untuk mencegah fraud, Yanto merekomendasikan penguatan sistem pengendalian internal, penanaman budaya integritas, penerapan sistem whistleblowing, audit berkala, serta pelatihan anti-fraud secara rutin.
Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus dalam menetapkan SOP yang jelas, membangun transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan sanksi secara konsisten terhadap pelaku pelanggaran.
Gubernur Melki: CU Wajah Ekonomi Pancasila
Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan bahwa gerakan koperasi kredit merupakan wujud nyata dari ekonomi Pancasila—ekonomi yang tumbuh dari rakyat dan kembali untuk rakyat.

“Gerakan CU ini adalah wajah ekonomi Pancasila. Mari ubah pola tanam–panen–jual menjadi tanam–panen–olah–kemas–jual agar nilai tambah ekonomi terjadi di tingkat lokal,” ujar Gubernur Melki.
Ia mengajak seluruh koperasi untuk menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dan memperkuat ketahanan finansial masyarakat NTT.












