KUPANG | BuletinNTT.com – Sejak pagi calon karyawan kopdit Swasti Sari, sudah mengantri untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutkan, bagi mereka yang lolos psikotes.
Tahapan krusial ini namanya public speaking, mereka akan diuji sejauh mana memahami materi dan cara menyampaikan dihadapan para penguji.
Catherine Evita Ndosaim, salah satu calon karyawan saat mengikuti tahapan seleksi Public Speaking yang digelar Kopdit Swasti Sari, Kamis (18/09/2025), mengungkapkan rasa haru bercampur cemas.

“Seberat apapun prosesnya, tetap berjuang, optimis, dan selalu semangat dan andalkan Tuhan.” ungkap Evita.
Ia mengakui bahwa proses seleksi yang panjang—mulai dari tes tertulis, psikotes, hingga tahap public speaking membutuhkan energi dan fokus luar biasa. Namun, menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi penguat mental untuk terus maju.
Psikotes Tahapan Tersulit
Calon karyawan lainnya, Frederico Salberto Friedan Boleng (Viki), menyebutkan bahwa basic-nya di bidang perbankan dan keuangan sangat berkaitan dengan posisi yang ia lamar.

Baginya, public speaking adalah keterampilan penting dalam dunia kerja, terutama untuk menjelaskan tanggung jawab dan kinerja kepada publik atau anggota koperasi.
Viki menyebut, selama proses yang sudah dilewatinya, psikotes merupakan ujian paling sulit, butuh konsentrasi dan menguras energi dalam menyelesaikan soal.












