Menurut dia, koperasi tidak hanya berbicara tentang simpanan dan pinjaman, tetapi juga bagaimana keberadaan koperasi dapat dirasakan langsung dalam kehidupan anggota.
“Ini salah satu bentuk kepedulian sosial dari lembaga kepada masyarakat, secara khusus bagi anggota KSP Kopdit Swasti Sari,” ujarnya.

Geraldus menyebut sejumlah kebutuhan yang disiapkan dalam bazar antara lain beras, telur, minyak goreng, bawang merah dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Harga yang ditawarkan dibuat kompetitif dengan dukungan subsidi pada sejumlah komoditas sehingga anggota dapat memperoleh kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kolaborasi dengan Bulog dan Disperindag Kota Kupang juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan tersebut.
Harapan dari Anggota
Bagi Silvester Ufi, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa koperasi dapat hadir dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapannya Swasti Sari tetap berjalan baik dan lancar. Kalau ada event-event seperti ini, tentu membantu masyarakat karena harga yang diberikan terlihat di bawah harga pasar,” ungkapnya.










