“Semua jangan ego. Kami anggota jangan jadi korban. Kami merasa jadi korban,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah anggota mengeluhkan hambatan saat hendak mengakses layanan keuangan koperasi. Padahal, mereka berharap dapat menggunakan haknya sesuai aturan yang berlaku.
Sherly juga mempertanyakan ketidakjelasan otoritas di lingkungan koperasi yang menurutnya berdampak terhadap kelancaran pelayanan.
“Kami datang kesini liat ribut saja yang ada. Yang tidak ada SK di sini malah memperlambat kami. Saya bicara karena saya anggota. Kartu anggota saya 17653,” katanya.

Ia berharap polemik kepengurusan segera diselesaikan agar pelayanan kembali berjalan kondusif dan kepercayaan anggota tidak semakin menurun.
Sherly menilai perselisihan berkepanjangan hanya akan memperkeruh suasana. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak mengutamakan kepentingan anggota daripada mempertahankan ego masing-masing.
Ia juga mengimbau anggota Kopdit Swasti Sari di seluruh wilayah tetap solid menghadapi dinamika yang sedang berlangsung.
Meski mengaku khawatir terhadap hambatan pelayanan, Sherly menyatakan keyakinannya bahwa dana anggota tetap aman.










