“Saya sangat mengapresiasi respons cepat dari Manager PLN Bajawa dan seluruh jajaran. Ini bukti nyata kehadiran negara melalui pelayanan publik,” tegasnya.

Manager PT PLN UPT Bajawa, Dwi Prasetya Utomo, membenarkan bahwa saat ini proses pembangunan jaringan listrik sedang berjalan. Tahap awal yang dilakukan adalah penggalian lubang untuk penanaman tiang listrik.
“Setelah penggalian selesai, akan dilanjutkan dengan pendirian tiang dan penyambungan konduktor. Kami menargetkan perluasan jaringan ini bisa segera diselesaikan,” jelasnya.
Dwi menyebutkan, proyek ini mencakup pembangunan sekitar 201 tiang listrik dengan panjang jaringan kurang lebih 4 kilometer menuju Kampung Ramba.
Kristo menegaskan, kehadiran listrik bukan sekadar soal penerangan, tetapi menjadi fondasi utama bagi kemajuan berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Dengan listrik, ekonomi bisa bergerak, usaha kecil bisa tumbuh, anak-anak bisa belajar di malam hari, dan pelayanan kesehatan juga akan lebih baik,” ujarnya.











