Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, memberikan apresiasi sekaligus menekankan pentingnya budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh wilayah NTT.
Menurutnya, budaya K3 merupakan fondasi keberlanjutan operasional PLN dalam menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat.
“APD bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan utama. Dengan peralatan yang prima dan kompetensi personel yang tersertifikasi, kita tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga mewujudkan komitmen Zero Harm Zero Loss di setiap jengkal wilayah NTT,” ujarnya.

Dalam apel tersebut dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, meliputi kelengkapan APD perorangan seperti helm keselamatan, sepatu safety, dan sarung tangan isolasi. Selain itu, dilakukan pengecekan peralatan kerja seperti alat ukur listrik, tangga, serta perlengkapan teknis lainnya.
Tak hanya itu, aspek administrasi dan kompetensi personel turut dievaluasi, termasuk sertifikasi keahlian untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur standar operasional (SOP).










