RIUNG | BuletinNTT.com – Masyarakat Riung, Kabupaten Ngada, menyambut gembira, setelah dinas PUPR Provinsi NTT menangani ruas jalan Mboras–Riung, salah satu akses vital yang selama puluhan tahun rusak parah.
Tokoh masyarakat Riung, Muhamad Tamrin Petorsila, salah satu yang pertama menyampaikan apresiasi ini kepada pemerintah dan DPRD NTT.
“Kami menderita selama ini akibat jalan rusak. Sekarang ada tindakan nyata. Terima kasih Pak Kristo Loko yang cepat merespon aspirasi kami,” ujar Tamrin.
Ia menegaskan bahwa masyarakat menyambut gembira keputusan pemerintah provinsi NTT karena akses Mboras–Riung merupakan jalur utama yang digunakan warga Mboras, Kota Raja, Tado Barat hingga Riung.
Long segmen Labuan Kelambu–Riung
Ruas Mboras–Riung sendiri merupakan bagian dari penanganan jalan provinsi long segmen Labuan Kelambu–Riung.
Jalur ini menjadi salah satu koridor strategis yang menentukan mobilitas masyarakat pesisir utara Ngada serta akses wisata ke Taman Laut 17 Pulau Riung.

Selama hampir empat dekade, ruas ini mengalami kerusakan berat. Kondisi itu membuat biaya transportasi naik, membatasi pergerakan ekonomi, dan menghambat pengembangan sektor pariwisata.
Kristo Loko: “Jalan Rusak Sejak Lama”
Anggota DPRD NTT, Kristo Loko, pun merespon tanggapan warga Riung atas penanganan ruas Mboras–Riung masuk prioritas.












