Kepala Bapperida NTT Theresia Maria Florensia mengatakan Friends of NTT 2026 dirancang untuk memperkuat koordinasi dan pertukaran pengetahuan.
Forum tersebut juga menjadi ruang membangun jejaring serta kesepakatan kerja sama antara pemerintah dan mitra pembangunan.
Menurut Theresia, proses kolaborasi tersebut berlangsung melalui empat desk tematik.
“Dashboard Monitoring dan Evaluasi Terpadu Program Mitra Pembangunan di 22 Kabupaten/Kota akan dicek dan dievaluasi progresnya setiap tahun,” jelasnya.
Ia berharap mekanisme tersebut membuat Friends of NTT berkembang menjadi ekosistem kemitraan yang berkelanjutan.
Dalam dialog, Gubernur Melki menekankan pentingnya mempertemukan program pemerintah dengan berbagai inisiatif mitra pembangunan.
Menurutnya, titik temu tersebut diperlukan agar sumber daya, pengalaman, dan potensi yang tersedia dapat memberikan dampak nyata.
Melki juga menyoroti pentingnya evaluasi berkala terhadap berbagai program strategis pemerintah.
Evaluasi tersebut mencakup program penanganan stunting dan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan intervensi berkelanjutan.
“Evaluasi rutin setiap dua hingga tiga bulan diperlukan untuk meninjau perkembangan program, mengidentifikasi kendala, serta memastikan intervensi semakin terarah,” ujarnya.










