Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan keluarga sejahtera, masyarakat sehat, sumber daya manusia berkualitas, serta pembangunan daerah berkelanjutan.
Mindriyati menekankan lima hal strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh pengurus dan anggota lembaga.

Pertama, memperkuat koordinasi dan membangun kolaborasi nyata.
Kedua, memperkuat tata kelola kelembagaan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Ketiga, menyusun program berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat NTT.
Keempat, memperkuat komunikasi dan koordinasi antara tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kelima, memastikan setiap hasil rapat memiliki tindak lanjut yang jelas.
Mindriyati mencontohkan, pemberdayaan keluarga dapat terhubung dengan penguatan ekonomi melalui pengembangan kerajinan lokal.
Upaya meningkatkan kesehatan keluarga juga dapat berjalan bersama edukasi pengasuhan anak, sedangkan pengembangan PAUD dapat diperkuat melalui keterlibatan keluarga.
Gerakan literasi pun dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan PKK dan aktivitas masyarakat.
Ia berharap Rakorda Lima Lembaga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTT.












