Dengan demikian, potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
Posyandu Perlu Perluas Pelayanan
Gubernur Melki turut menegaskan pentingnya penguatan Posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi.
Menurutnya, pelayanan Posyandu tidak lagi terbatas pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga mencakup kelompok usia lainnya, termasuk lanjut usia.
“Posyandu sekarang semakin besar perannya. Karena itu, kualitas pelayanan, keterjangkauan, dan keterlibatan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pihak memperjelas pembagian peran dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar masyarakat merasakan manfaat pelayanan Posyandu.
Dorong Pendidikan Anak dan Gerakan Literasi
Pada sektor pendidikan, Gubernur menekankan pentingnya peran Pokja Bunda PAUD dalam memastikan layanan pendidikan anak usia dini berkualitas.
Ia juga mendorong penyediaan lingkungan belajar yang aman serta integrasi pendidikan, kesehatan, gizi, dan pengasuhan anak.
Gubernur mengajak Pokja Bunda PAUD bersama pemangku kepentingan pendidikan mendukung implementasi Peraturan Daerah tentang Jam Belajar Masyarakat.
Ia berharap gerakan tersebut mendorong anak-anak belajar di rumah pukul 18.00 hingga 19.30 WITA, sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua.












