Scroll untuk baca artikel
Daerah

Gubernur Melki Ajak Lima Lembaga Bersinergi Bangun Keluarga dan Kemajuan NTT

Avatar photo
×

Gubernur Melki Ajak Lima Lembaga Bersinergi Bangun Keluarga dan Kemajuan NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Foto Bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bunda Asti Laka Lena, Bunda Vera Asadoma, PLT. Asisten II Setda NTT, Zet Sony Libing dan Peserta Rakor

Dengan demikian, potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.

Posyandu Perlu Perluas Pelayanan

Gubernur Melki turut menegaskan pentingnya penguatan Posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Menurutnya, pelayanan Posyandu tidak lagi terbatas pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga mencakup kelompok usia lainnya, termasuk lanjut usia.

“Posyandu sekarang semakin besar perannya. Karena itu, kualitas pelayanan, keterjangkauan, dan keterlibatan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Janji “Birukan Oepoli” Bersama Romo Yalo, Kenangan yang Tak Terlupakan bagi Alfridus Bria, Ketua THS - THM Distrik Keuskupan Agung Kupang

Ia meminta seluruh pihak memperjelas pembagian peran dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar masyarakat merasakan manfaat pelayanan Posyandu.

Dorong Pendidikan Anak dan Gerakan Literasi

Pada sektor pendidikan, Gubernur menekankan pentingnya peran Pokja Bunda PAUD dalam memastikan layanan pendidikan anak usia dini berkualitas.

Ia juga mendorong penyediaan lingkungan belajar yang aman serta integrasi pendidikan, kesehatan, gizi, dan pengasuhan anak.

Gubernur mengajak Pokja Bunda PAUD bersama pemangku kepentingan pendidikan mendukung implementasi Peraturan Daerah tentang Jam Belajar Masyarakat.

Baca Juga :  Linus Lusi: Anggota Kopdit Swasti Sari Bisa Menilai Siapa yang Ingin Merawat dan Merusak Lembaga

Ia berharap gerakan tersebut mendorong anak-anak belajar di rumah pukul 18.00 hingga 19.30 WITA, sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua.