Scroll untuk baca artikel
Daerah

Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat DPRD NTT Minta Penanganan Cepat Banjir Bandang Mauponggo di Kabupaten Nagekeo

Avatar photo
×

Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat DPRD NTT Minta Penanganan Cepat Banjir Bandang Mauponggo di Kabupaten Nagekeo

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Setidaknya 10 desa terdampak langsung bencana ini, dengan jumlah korban yang diperkirakan mencapai ribuan jiwa.

Beberapa ruas jalan provinsi yang rusak parah di antaranya adalah:

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Ruas Gako – Moupongo

Ruas Moupongo – Mowoloba (batas Kabupaten Nagekeo)

“Kondisi akses menuju lokasi bencana sangat sulit. Jalan utama tertimbun lumpur dan jembatan hanyut terbawa banjir. Alat berat pun belum bisa menjangkau lokasi,” terang Paulus Lobo.

Bantuan Darurat dan Jangka Panjang

Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat meminta pemerintah provinsi untuk segera menyalurkan bantuan darurat seperti makanan, air bersih, obat-obatan, hingga kebutuhan balita.

Baca Juga :  PLN Edukasi Keselamatan Listrik di Sumba Tengah

Mereka juga mengusulkan pembangunan dapur umum dan posko bencana di titik-titik pengungsian.

Untuk jangka panjang, Fraksi meminta relokasi bagi warga yang rumahnya hancur total, serta pembangunan kembali infrastruktur secara permanen, terutama dua jembatan penghubung utama yang saat ini rusak berat.

Distribusi Bantuan Butuh Helikopter 

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya distribusi bantuan akibat keterbatasan armada transportasi udara.

Paulinus menyebut, saat ini Provinsi NTT tidak memiliki helikopter sendiri untuk penanganan bencana.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur untuk berkoordinasi dengan Polda dan BNPB. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat agar NTT memiliki helikopter khusus untuk kebencanaan, mengingat wilayah kita adalah provinsi kepulauan,” tambahnya.

Baca Juga :  Amblas! Jembatan Strategis Kupang-Timor Leste, Kendaraan Roda 4 Belum Bisa Melintas

Apresiasi untuk Respons Gubernur

Fraksi juga mengapresiasi Gubernur NTT yang telah merespons cepat melalui koordinasi langsung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan Dinas PUPR untuk segera menangani bencana ini.