“Program BiMA 2025 Dorong Kemandirian Ekonomi Peternak Babi di Kupang”
KUPANG | BuletinNTT.com – Sejumlah dosen dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (8/11/2025).
Program ini merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (BiMA) 2025, yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Tujuannya untuk membantu peternak meningkatkan produktivitas ternak babi melalui pelatihan pengenceran semen, inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik dan pencatatan keuangan usaha ternak.

Teknologi Reproduksi untuk Peternak
Ketua tim pelaksana kegiatan, drh. Yustinus O.P. Wuhan, M.Sc, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan inbreeding atau perkawinan sedarah yang masih sering terjadi di kalangan peternak babi di Sikumana.
“Kami melihat banyak populasi babi di sini hasil inbreeding. Karena itu kami hadir memperkenalkan teknologi inseminasi buatan menggunakan bibit pejantan unggul, seperti jenis Duroc, agar kualitas genetik meningkat dan hasil produksi lebih optimal,” jelas drh. Yustinus.












