“Produk masyarakat harus punya kualitas, harga yang terjamin, dan akses pasar yang jelas. Itu kunci agar ekonomi rakyat bergerak,” jelasnya.
Posyandu Tangguh dan Bebas Stunting
Pada sektor kesehatan, Pemprov NTT menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar dan pusat pemberantasan stunting. Ribuan tenaga Posyandu telah mendapat pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pendampingan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita.
“Posyandu tidak lagi sekadar kegiatan bulanan, tetapi menjadi pos komando kesehatan masyarakat,” tegas Gubernur.
Infrastruktur Dasar untuk Kesejahteraan
Dasa Cita ketujuh diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar, meliputi jalan, air bersih, listrik, dan rumah layak huni. Pemerintah Provinsi NTT mengedepankan pemanfaatan anggaran daerah, kolaborasi lintas sektor, serta pendekatan infrastruktur hijau dan biru.
Upaya percepatan akses listrik, air bersih, serta pembangunan dan perbaikan rumah layak huni terus dilakukan, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
Milenial, Perempuan, dan Ekonomi Kreatif
Pemerintah Provinsi NTT juga memberi perhatian serius pada pemberdayaan generasi muda dan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif lokal. Berbagai pelatihan dan pendampingan disiapkan agar anak muda dan perempuan memiliki keterampilan, akses usaha, dan ruang berkreasi.










