Pada masa pemerintahannya, pembangunan infrastruktur di NTT mencakup penyediaan air, peningkatan konektivitas, dan pengembangan kawasan pariwisata.
Di bidang penyediaan air, Jokowi meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka pada 23 Februari 2021.
Bendungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan tujuh bendungan di NTT pada masa pemerintahannya untuk mendukung kebutuhan air masyarakat dan pertanian.
Perhatian terhadap NTT juga terlihat melalui pengembangan Labuan Bajo. Penataan kawasan Marina, perluasan bandara, serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Wae Mese II menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pendukung pariwisata dan pelayanan bagi masyarakat.
Pembangunan itu dilengkapi jalan akses Labuan Bajo–Golo Mori yang diresmikan pada 14 Maret 2023 untuk meningkatkan konektivitas kawasan.
Perhatian Jokowi kepada masyarakat NTT berlanjut setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir.
Sekitar dua pekan sebelum pertemuan dengan Karolus di Solo, Jokowi mengunjungi Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pada 16 September 2026 untuk menemui warga terdampak gempa bumi.
Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, Jokowi berdialog langsung dengan warga dan menginap di lokasi pengungsian di Dusun Cawalo, Desa Rokirole.










