Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Prof. Apris Adu Resmi Daftar Calon Rektor Undana 2025–2029 : Kampus Modern Harus Tetap Akar ke Kearifan Lokal

Avatar photo
×

Prof. Apris Adu Resmi Daftar Calon Rektor Undana 2025–2029 : Kampus Modern Harus Tetap Akar ke Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes Mendaftar Sebagai Calon Rektor Undana Periode 2025–2029
Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes Mendaftar Sebagai Calon Rektor Undana Periode 2025–2029

KUPANG | BuletinNTT.com – Suasana di Kampus Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (14/8/2025), terasa berbeda. Salah satu tokoh penting di lingkungan akademik Undana, Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes., secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Undana periode 2025–2029.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) itu hadir langsung di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor di Gedung ICT Center Undana, didampingi oleh sang istri, Dr. Mas’amah, serta sejumlah dosen dan civitas akademika FKM. Kehadiran mereka disambut hangat oleh panitia.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Dalam keterangannya seusai menyerahkan berkas, Prof. Apris menyampaikan niat dan komitmennya untuk mendorong Undana menjadi universitas yang lebih unggul, inklusif, dan berdampak secara nyata, khususnya bagi kawasan kepulauan dan lahan kering seperti NTT.

Baca Juga :  Aturan Baru Masuk SD Tahun 2026, Anak Usia 6 Tahun Sudah Bisa Daftar

“Undana berada pada titik penting untuk melakukan transformasi. Ke depan, kita perlu memperkuat kualitas akademik, tata kelola, dan pelayanan agar Undana bisa masuk dalam 100 besar universitas terbaik di Indonesia,” ujarnya optimis.

Usung Transformasi Berkelanjutan dan Digitalisasi

Visi yang diusung Prof. Apris mencakup berbagai aspek strategis, antara lain:

Penguatan tata kelola kampus berbasis digital, Peningkatan mutu layanan akademik, Kolaborasi lintas disiplin dan internasionalisasi kampus, Dukungan terhadap sektor pariwisata berbasis lokal di wilayah kepulauan dan lahan kering.