Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Kisah Sukses Margaretha Kaka bersama Kopdit Swasti Sari: Dari Usaha Kios hingga Anggota Loyal

Avatar photo
×

Kisah Sukses Margaretha Kaka bersama Kopdit Swasti Sari: Dari Usaha Kios hingga Anggota Loyal

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

WEETABULA, BuletinNTT.com – Bermula dari sebuah kios sembako sederhana, Margaretha Kaka, warga Dusun III Manutoghi, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, kini menjadi salah satu anggota paling inspiratif di tubuh KSP Kopdit Swasti Sari.

Keberhasilannya membangun dan mengembangkan usaha tidak lepas dari peran koperasi.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Sejak resmi menjadi anggota Kopdit Swasti Sari pada 3 Mei 2018, Margaretha telah memanfaatkan berbagai fasilitas pinjaman untuk mendukung kemajuan usahanya.

Konsistensinya dalam menjalankan kewajiban sebagai anggota koperasi, termasuk disiplin dalam membayar angsuran tepat waktu dan tepat jumlah, mengantarkannya meraih penghargaan sebagai Anggota Loyal Kopdit Swasti Sari Kantor Cabang Weetabula, Tahun 2025.

Baca Juga :  Polemik Kopdit Swasti Sari, Balthazaar Gerans | RALB Cacat Prosedural, Plt.GM Wakil GM Fraud

Perjalanan Keanggotaan dan Perkembangan Usaha

Sebagai seorang wiraswasta yang menggantungkan penghasilan dari usaha sembako, Margaretha sadar akan pentingnya akses permodalan.

Melalui pinjaman pertama yang ia akses dari koperasi Swasti Sari, ia memulai langkah kecil untuk memperkuat stok dan memperluas jaringan dagangnya.

Selama menjadi anggota, Margaretha telah mengakses pinjaman untuk berbagai keperluan produktif, antara lain:

1. Modal awal usaha kios sembako