KUPANG | BulletinNTT.com – Kopdit Swasti Sari terus menata langkah untuk memastikan pertumbuhan koperasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui Rencana Strategis (Renstra) 2026–2030, koperasi kredit terbesar di Nusa Tenggara Timur ini menyiapkan arah pembangunan lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan aset, kesejahteraan anggota, peningkatan kualitas layanan, serta transformasi digital.
Wakil General Manager Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, mengungkapkan bahwa Renstra ini dirancang dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi, karakter anggota, serta tantangan koperasi di masa depan.

Dalam periode tersebut, Swasti Sari menargetkan total aset mencapai Rp2,7 triliun dengan jumlah anggota sebanyak 365.293 orang pada tahun 2030.
“Target ini bukan sekadar angka, tetapi gambaran arah kerja bersama agar koperasi tetap relevan dan memberi manfaat nyata bagi anggota,” kata Kasmirus, Senin (29/12/2025).
Partisipasi Anggota Jadi Fondasi Pertumbuhan
Dalam Renstra 2026–2030, partisipasi anggota ditempatkan sebagai fondasi utama pertumbuhan koperasi. Swasti Sari menargetkan setiap anggota dapat berkontribusi terhadap aset koperasi minimal Rp10 juta per tahun.










