
Hal senada disampaikan Kepala SDK St. Arnoldus, Yohanes Tamo Ama, yang menegaskan bahwa hasil pertandingan bukanlah hal utama.
“Siapa pun pemenangnya tidak menjadi masalah. Anak-anak sudah bermain maksimal. Ajang seperti ini menjadi wadah yang baik untuk melatih kedisiplinan, mental, dan sportivitas mereka,” ungkapnya.
Ketua Panitia Spektacipto Cup III, Agustina Beatrix Klau, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan karakter positif sepanjang turnamen berlangsung.
“Yang terpenting bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana anak-anak memiliki karakter yang baik, aktif berolahraga, dan lebih fokus mengembangkan bakat daripada menghabiskan waktu dengan telepon genggam,” ujarnya.

Ia memastikan Spektacipto Cup akan kembali digelar pada tahun mendatang melalui kerja sama berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan turnamen.
Sementara itu, Kepala SMP Katolik Adisutjipto Penfui Kupang, Romo Yonas Kamlasi, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Spektacipto Cup III yang mendapat dukungan luas dari masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, media, yayasan, dan berbagai pihak lainnya.












