“Saat di Jakarta, sebelum menginap di hotel, saya sudah keluarkan biaya sendiri, mulai dari penginapan, makan, hingga kebutuhan lainnya. Bahkan biaya ujian UKT anak-anak juga saya tanggung,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian dana yang digunakan juga telah dikembalikan.
“Uang itu untuk organisasi dan sudah dikembalikan. Itu yang perlu diluruskan,” katanya.
Lebih lanjut, Fransisco mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya meminta pertanggungjawaban laporan keuangan melalui forum resmi. Namun, pihak yang bersangkutan disebut tidak pernah hadir.
“Saya sudah undang dalam forum resmi di salah satu restoran di Kupang, bahkan undangan resmi juga sudah dilayangkan. Tapi tidak hadir. Karena itu saya ambil langkah tegas dengan memberhentikan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Fransisco menilai polemik ini dipicu oleh kekecewaan pihak-pihak tertentu pasca pemilihan internal organisasi.
“Ini hanya orang-orang yang sakit hati karena kalah. Tidak siap bertanding lalu menggunakan cara-cara seperti ini,” ungkapnya.
Ia pun menutup dengan pernyataan yang memancing perhatian publik.
“Ingat, akan ada kejutan besar dalam waktu dekat,” pungkasnya.












