Lebih dari itu, ia melihat sepak bola sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan karakter, kebanggaan daerah, serta mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Sepak bola hari ini bisa membuka jalan masa depan bagi anak-anak muda kita. Ada Frengky Missa dan Victor Dethan yang berdarah NTT kini memperkuat timnas U-23 Indonesia. Kita ingin adik-adik ini juga menyusul. Tapi ingat, tetap junjung sportivitas dan semangat kekeluargaan,” tegas Gubernur Melki.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dengan hadir langsung di stadion sebagai bentuk dukungan nyata.
“Daripada uang dipakai judi online, lebih baik beli tiket nonton bola. Kita meriahkan stadion dan ciptakan ekonomi mikro di sekitar pertandingan,” tambahnya.
Dalam semangat kolaboratif, Gubernur juga mengapresiasi dukungan dari para Bupati dan Walikota, serta kerja keras Asprov PSSI NTT dan KONI NTT dalam menyelenggarakan turnamen ini secara profesional.
Wagub Johanis Asadoma: U-17 Adalah Fondasi Tim PON 2028
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, yang juga mantan atlet nasional, menekankan pentingnya pembinaan usia muda secara bertahap. Ia menyebut turnamen ini sebagai bagian dari proses panjang menuju target besar NTT di ajang PON XXII Tahun 2028.












