
Menurutnya, pihaknya sengaja memilih mengikuti Piala Gubernur Jawa Tengah karena kualitas kompetisinya sangat tinggi.
“Kenapa kami memilih Jawa Tengah? Karena daerah itu dikenal sebagai gudangnya atlet taekwondo”.
“Selain itu, kejuaraan ini berstatus Grade B sehingga mendapat pantauan langsung dari PBTI. Itu menjadi kesempatan bagi atlet kami untuk dilihat oleh pengurus pusat,” jelasnya.
Borong Medali dan Jadi Tim Terfavorit
Perjuangan selama tiga bulan tersebut membuahkan hasil membanggakan.
Pada kategori prestasi, atlet Dojang Lourdez meraih 4 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Sementara pada kategori semi prestasi, mereka mengoleksi 16 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu.
Tak hanya itu, dari persaingan 137 dojang, kontingen asal Kota Kupang tersebut juga berhasil meraih Juara Umum I kategori Prakadet untuk kelompok usia 6–11 tahun.
“Kami juga mendapatkan penghargaan sebagai tim terfavorit. Itu menjadi kebanggaan tersendiri karena penghargaan tersebut diberikan di tengah persaingan ribuan atlet dari berbagai daerah,” ujar Filemon.
Dilirik PBTI untuk Latihan Bersama Pelatnas
Prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet Dojang Lourdez ternyata menarik perhatian tim pemantau dari PBTI.












