Scroll untuk baca artikel
Politik

Anggota Komisi V DPRD NTT Lili Adoe Soroti Upah Tak Manusiawi Kader Posyandu di NTT

Avatar photo
×

Anggota Komisi V DPRD NTT Lili Adoe Soroti Upah Tak Manusiawi Kader Posyandu di NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

“Saya sudah menyampaikan kepada dinas terkait agar ada kebijakan atau regulasi baru. Minimal ada tambahan penghasilan untuk mereka yang bekerja di lapangan,” jelasnya.

Selain soal upah, Lili juga menyoroti pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita di beberapa Posyandu yang kualitasnya dinilai tidak layak konsumsi.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Ada laporan bahwa makanan tambahan untuk anak-anak kadang sudah basi, yang disiapkan pihak lain. Padahal kader sudah bekerja keras di lapangan. Ini perlu evaluasi dari pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Rakerwil PAN NTT Bahas Evaluasi Program, Target Pelor 29, 2 Kursi DPR RI, 9 Kursi DPRD NTT

Lili meminta agar Dinas Kesehatan Provinsi NTT berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan kesejahteraan kader Posyandu dan kualitas pelayanan di lapangan semakin baik.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak penanganan stunting. Kalau mereka tidak diperhatikan, maka program besar ini bisa terhambat,” tandasnya.