Scroll untuk baca artikel
Politik

Kristo Loko | Anggota Banggar DPRD NTT, TegaskanTekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Rumahkan PPPK

Avatar photo
×

Kristo Loko | Anggota Banggar DPRD NTT, TegaskanTekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Rumahkan PPPK

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Kristo Loko, S.Fil | Ketua Fraksi PAN - PKS DPRD NTT - Anggota Banggar

Dampak Wacana Rumahkan PPPK

Selain dampak pada layanan publik, Kristo juga mengingatkan potensi meningkatnya pengangguran jika PPPK dirumahkan.

Ribuan tenaga kerja terdidik berisiko kehilangan pekerjaan, yang pada akhirnya bisa menambah beban sosial di masyarakat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Ini bisa memicu masalah sosial baru kalau tidak diantisipasi,” katanya.

Kristo Loko, S.Fil | Ketua Fraksi PAN – PKS DPRD NTT – Anggota Banggar

Honorer Lama Juga Harus Diperhatikan

Kristo turut menyoroti nasib tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam skema PPPK.
Ia menyebut masih ada ratusan hingga seribuan tenaga yang telah lama mengabdi namun belum mendapatkan kepastian status.

Baca Juga :  Mercy Piwung Soroti Kelangkaan Semen di Kupang, Minta Aparat Turun Tangan

“Mereka ini juga harus diperhatikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Kristo menegaskan bahwa kebijakan fiskal tidak boleh mengorbankan pelayanan publik dan masa depan daerah.

“Kalau PPPK dirumahkan, yang terganggu bukan hanya sistem, tapi masa depan NTT,” tegasnya.

Pihak pemerintah pusat melalui Menteri Penertiban Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) telah mendengarkan aspirasi para anggota Banggar DPRD NTT.

Aspirasi  ini menjadi  referensi utama dalam pengambilan keputusan dan kebijakan selanjutnya.

DPRD NTT  dalam kesempatan tersebut juga mendesak  agar pemerintah pusat lebih cepat mengeluarkan kebijakan dan aturan yang memberikan kepastian hukum bagi daerah dan ketenangan bekerja bagi tenaga PPPK.