KUPANG | BuletinNTT.com – Ketua Partai Gerakan Perubahan (PGP) Nusa Tenggara Timur, Geby Mboik, melontarkan kritik keras terhadap kinerja dan keberlanjutan sejumlah perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi NTT.
Salah satu yang menjadi perhatian itu PD Flobamor , menyusul pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di tingkat provinsi.
Menurut Geby, hingga saat ini perusahaan-perusahaan daerah tersebut tidak pernah menunjukkan kinerja yang sehat karena terus mengalami kerugian dari tahun ke tahun.
“Sejarahnya, perusahaan daerah seperti PT. Flobamor ini tidak pernah menikmati keuntungan. Yang perlu dipertanyakan, sebenarnya tujuan pembentukan perusahaan daerah itu untuk apa? Untuk keuntungan? Menambah PAD? Atau untuk kepentingan masyarakat?” tegas Geby kepada wartawan, Kamis (22/01/2026).
Ia menilai, apabila sebuah perusahaan daerah terus merugi, maka keberadaannya patut dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, tidak masuk akal jika perusahaan terus dipertahankan namun tidak memberikan manfaat nyata bagi daerah maupun masyarakat.
“Kita tahu PT. Flobamor itu awalnya mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa kapal, lalu operasionalnya disubsidi pemerintah daerah. Tapi kenyataannya, laporan akhir selalu merugi. Kalau begitu, untuk apa dilanjutkan?” ujarnya.












