Prof. Sanam bahkan membuka peluang untuk kolaborasi lanjutan, termasuk pengiriman dosen dan mahasiswa ke luar negeri serta riset bersama dengan mitra internasional.
“Kalau kita tidak pernah bertemu, bagaimana orang tahu kebutuhan kita? Konferensi seperti ini bukan hanya tukar ilmu, tapi juga membuka ruang untuk persahabatan dan kolaborasi lintas negara,” tutupnya












