Anak-anak tidak hanya dilatih mengerjakan soal, tetapi juga dibimbing memahami konsep dasar secara mendalam.
“Pendampingan kami lakukan dengan pendekatan menyenangkan. Anak-anak tidak ditekan, tetapi diajak mencintai proses belajar. Kami ingin mereka berani mencoba dan tidak takut salah,” ungkapnya.

Pendekatan ini, menurut Yasinta, penting untuk membangun rasa percaya diri murid sejak dini. Dengan suasana belajar yang suportif, anak-anak lebih leluasa mengeksplorasi kemampuan dan tidak mudah menyerah saat menghadapi soal-soal menantang.
Komitmen Sekolah Kembangkan Talenta
Ketua Tim Manajemen Talenta Murid (MTM), Maria Bara Pasa, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah memiliki sistem khusus untuk memetakan dan mengembangkan potensi murid.
MTM hadir sebagai wadah yang menjembatani bakat anak-anak, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.
“Sekolah berkomitmen penuh memfasilitasi setiap potensi. Kami menyiapkan ruang belajar, pendamping, dan kesempatan mengikuti berbagai ajang lomba agar bakat anak-anak ini bertumbuh optimal,” jelasnya.












