Keterlibatan masyarakat luas, menurutnya, merupakan kunci utama untuk menekan angka kekerasan.
“Kami ingin NTT menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak. Ketika mereka terlindungi dan sejahtera, maka keluarga akan kuat dan daerah kita juga akan maju,” ujarnya.
Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
Asty Laka Lena juga menegaskan komitmen TP PKK NTT dalam pengembangan taman baca masyarakat sebagai langkah strategis membangun generasi emas melalui literasi, pendidikan, dan lingkungan yang aman bagi anak.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TP PKK Provinsi NTT dan Kanwil Kementerian HAM NTT, dengan melibatkan 500 peserta yang mengikuti secara luring maupun daring.












