Setelah menamatkan program di PKBM, Umi melanjutkan studi S1 Pendidikan Matematika di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Empat tahun di kota dagang itu terasa begitu cepat. Tidak hanya belajar akademik, ia juga belajar tentang arti ketekunan, kesabaran, dan pentingnya dukungan dari orang-orang di sekitar.
Lulus S1 tidak membuat Umi berhenti. Ia mengabdi sebagai guru di Kalimantan Selatan, sambil menjadi guru privat bagi anak-anak SD yang kesulitan membaca.
“Melihat mata mereka bersinar saat berhasil merangkai kata, rasanya seperti melihat cermin masa lalu saya sendiri,” ujarnya.
Dari pengalaman itu, Umi belajar bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya saat kita berhasil, tapi saat kita bisa membantu orang lain naik bersama kita.
Kesempatan berikutnya datang melalui beasiswa LPDP jalur afirmasi, yang membawanya ke Universitas Negeri Yogyakarta untuk melanjutkan studi magister Pendidikan Matematika.
Kini, di semester tiga, Umi menatap setiap hari dengan rasa syukur, menikmati proses belajar, dan meneguhkan keyakinan: kegagalan bukanlah akhir, tetapi guru paling jujur dalam hidup.












