Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Gubernur Lantik Bunda Literasi NTT, Tegaskan Literasi Adalah Api yang Harus Terus Dinyalakan

Avatar photo
×

Gubernur Lantik Bunda Literasi NTT, Tegaskan Literasi Adalah Api yang Harus Terus Dinyalakan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Ia menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun ia aktif menggerakkan anak-anak di desa-desa melalui penyediaan bahan bacaan bermutu, permainan edukatif, serta kegiatan pembinaan literasi.

“Sejak 2009 saya senang menggerakkan anak-anak untuk menumbuhkan budaya literasi. Saat berkunjung ke desa-desa, saya selalu membawa buku-buku bacaan yang bermutu, permainan edukasi, dan bahan pembelajaran untuk anak-anak,” ujar Asty.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
Foto bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lala Lena dan Bunda Literasi NTT, Bunda Asty Laka Lena

Ia menambahkan bahwa kini ia bekerja bersama Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) NTT yang dipimpin oleh Polikarpus Do untuk memperkuat budaya literasi di seluruh wilayah.

Baca Juga :  GENTASKIN Digeber Besar-besaran, Stunting dan Kemiskinan Jadi Target Utama

Dorong Hadirnya TBM di Desa 

Asty menegaskan bahwa gerakan literasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak di desa dan kelurahan.

Arah program Bunda Literasi NTT mencakup:

mengembangkan TBM di desa, kelurahan, PAUD, dan posyandu, menghadirkan bahan bacaan berkualitas, memperkuat literasi keluarga sebagai fondasi utama, dan membentuk ekosistem literasi yang terintegrasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Kami berkomitmen membudayakan literasi mulai dari keluarga. Kami ingin memperkuat ekosistem literasi keluarga, sekolah, dan masyarakat agar anak-anak NTT dapat tumbuh cerdas dan percaya diri,” tegas Asty.

Baca Juga :  Polikarpus Do: NTT Peringkat Satu Minat Baca Nasional | Bukti Gerakan Literasi dari Timur Melesat

Ajak Masyarakat Bergerak Bersama

Dalam penutup pernyataannya, Asty mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam gerakan literasi.