Ketua Pokja II TP PKK Provinsi NTT, Bunda Theresia M. Florensia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program kerja TP PKK Tahun 2026, khususnya dalam bidang pendidikan keluarga, peningkatan literasi, serta penguatan karakter anak.
Ia menekankan bahwa kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini melalui lingkungan terdekat, yakni keluarga.
Menurutnya, interaksi sederhana seperti membacakan buku memiliki dampak besar terhadap perkembangan anak, baik dari aspek bahasa, kognitif, maupun emosional.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun budaya membaca sejak dini”.
“Membacakan buku bukan hanya soal membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan, melatih kesabaran, memperkaya kosa kata, serta membangun kedekatan emosional antara ibu dan anak,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, imajinatif, dan kreatif anak, serta mendorong perkembangan literasi dan numerasi dasar.
Konsep Lomba dan Penilaian
Dalam pelaksanaannya, lomba dibagi ke dalam empat kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari enam pasangan peserta.
Setiap pasangan diberikan waktu 15 menit untuk membacakan buku cerita yang telah disediakan oleh panitia dan dipilih melalui mekanisme undian.












