KUPANG| BuletinNTT.com – Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan pendampingan bagi siswa dan guru di SMKN 5 Kota Kupang.
Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan pembuatan narasi dan konten kreatif untuk memperkuat branding produk unggulan melalui program One School One Product (OSOP).
Ketua FTBM NTT, Polikarpus Do, menegaskan bahwa kualitas produk yang dihasilkan sekolah harus dibarengi dengan kemampuan komunikasi pemasaran yang mumpuni.
Menurutnya, di era digital saat ini, kekuatan narasi dan visual menjadi kunci utama agar produk sekolah dapat bersaing di pasar luas.
“Kami menekankan pentingnya narasi yang menyentuh dan visual yang kuat. Produk OSOP tidak boleh hanya sekadar ada, tetapi harus mampu bercerita kepada calon konsumen tentang nilai dan proses di baliknya,” ujar Polikarpus di sela-sela kegiatan, Kamis (05/03/2026).
Kepala SMKN 5 Kota Kupang, Hebner Dakabesi, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengakui bahwa selama ini pihaknya masih menghadapi kendala dalam mengemas promosi produk secara profesional.
Padahal, SMKN 5 memiliki potensi besar dengan sembilan bidang keahlian, mulai dari desain visual hingga pengembangan energi terbarukan.
“Kami memiliki produk-produk inovatif, namun kami akui masih ada kelemahan dalam membuat narasi dan visual yang menarik”.












