BETUN | BuletinNTT.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Luru Mutin di Desa Beiudu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka tidak hanya menjadi tempat belajar bagi masyarakat yang pernah putus sekolah, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi warga belajar.
Melalui pendekatan pendidikan berbasis komunitas, PKBM Luru Mutin mendorong para warga belajar untuk membangun kebiasaan menabung dengan bergabung sebagai anggota di Kopdit Swasti Sari.
Ketua PKBM Luru Mutin, Maria Deviana R. Seran, Kamis (05/03/2026) menjelaskan bahwa mayoritas warga belajar di lembaga tersebut merupakan anak-anak muda hingga orang dewasa yang sebelumnya tidak menyelesaikan pendidikan formal.
Saat ini mereka menjalani aktivitas sehari-hari sebagai petani dan peternak untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Ia menyebutkan, usia warga belajar yang mengikuti program di PKBM Luru Mutin cukup beragam, mulai dari 17 hingga 59 tahun.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kesempatan untuk belajar tetap terbuka bagi siapa saja, termasuk masyarakat yang sebelumnya harus berhenti sekolah karena berbagai keterbatasan.
Menurut Maria, potensi yang dimiliki para warga belajar cukup besar, terutama di sektor pertanian dan peternakan.










