
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun gizi untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi keluarga, terutama dalam mendukung upaya penanganan stunting.
“Harapannya, masyarakat memanfaatkan pekarangan sebagai kebun gizi yang bisa memenuhi kebutuhan dalam upaya penanganan stunting,” katanya.
Manfaatkan Pekarangan dan Hemat Air
Kondisi lahan kering perkotaan di SoE menghadirkan tantangan dalam pemanfaatan pekarangan dan pengelolaan air untuk budidaya tanaman pangan keluarga.
Tim memperkenalkan sistem irigasi tetes sederhana yang menyalurkan air langsung ke sekitar akar tanaman sehingga penggunaan air lebih efisien.
Peserta memperoleh pendampingan mengenai penyiapan media tanam, pemanfaatan pupuk organik rumah tangga, pemeliharaan sayuran, dan penggunaan hasil panen untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Sayuran hasil kebun diharapkan membantu keluarga menyediakan pangan bergizi, khususnya untuk mendukung pola makan beragam bagi anak usia balita.
Pemanfaatan pekarangan juga berpotensi mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli sayuran sehari-hari.
Tiga Rumah Tangga Mulai Mereplikasi
Pendampingan berkelanjutan dilakukan setelah kegiatan utama untuk memastikan kebun percontohan dapat dikelola secara mandiri dan direplikasi oleh masyarakat.












