Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Belajaraya Kupang 2026: Ruang Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Ekosistem Pendidikan Berbasis Komunitas di NTT

Avatar photo
×

Belajaraya Kupang 2026: Ruang Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Ekosistem Pendidikan Berbasis Komunitas di NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Kegiatan BelajarRaya Kota Kupang

Bagi anak-anak, tersedia program Kids Movie Time bersama Komunitas Film Keluarga (KFK) yang memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui media visual.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah sharing session bersama sutradara film Elsy Grazia, yang berbagi kisah perjalanan kreatifnya serta pentingnya industri kreatif dalam mendukung pendidikan dan penyadaran sosial.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Dorong Pendidikan yang Inklusif dan Relevan

Sekretaris Semua Murid Semua Guru (SMSG), Adelia Anri Fabela, dalam pernyataannya menekankan bahwa Belajaraya merupakan gerakan bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih terbuka dan inklusif.

Baca Juga :  Koperasi Kredit Plelu Meluk Dorong Regenerasi Pemimpin Muda Lewat Lokakarya di Maumere

“Belajaraya adalah kerja bareng. Semua orang bisa menjadi guru dan semua orang juga adalah murid. Kita belajar dari pengalaman hidup dan dari sesama,” ujarnya.

Adelia Anri Fabela S.Ak – | Sekretaris SMSG

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan yang menyentuh realitas kehidupan sehari-hari, termasuk edukasi terkait perubahan tubuh pada remaja dan kesehatan reproduksi.

Menurutnya, pemahaman terhadap hal-hal mendasar tersebut masih perlu diperkuat agar generasi muda dapat tumbuh dengan sehat, percaya diri, dan memiliki pengetahuan yang cukup dalam menghadapi perubahan.

Komunitas dan Pemerintah Harus Berjalan Bersama

Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kota Kupang, Yohanes Yosef Seran Klau, menegaskan bahwa kolaborasi antar komunitas menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan di bidang pendidikan.