Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Belajaraya Kupang 2026: Ruang Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Ekosistem Pendidikan Berbasis Komunitas di NTT

Avatar photo
×

Belajaraya Kupang 2026: Ruang Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Ekosistem Pendidikan Berbasis Komunitas di NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Kegiatan BelajarRaya Kota Kupang

Beberapa tokoh yang turut ambil bagian sebagai narasumber maupun peserta aktif antara lain Adriani Lomi Ga (POKJA Perubahan Iklim), Adelia Anri Fabela (Sekretariat Semua Murid Semua Guru), Albertus Lake (Awardee LPDP PK-270), Alfianus Ama (Yayasan CIS Timor Indonesia), Cosmas Davinson (Flobamoratas Koalisi KOPI), Hilmi Mokhsen (influencer), hingga Yohanes Yosef Seran Klau (Ketua KGBN Kota Kupang).

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah semata, melainkan menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Rangkaian Kegiatan: Edukatif, Inspiratif, dan Partisipatif

Belajaraya Kupang menghadirkan beragam kegiatan menarik yang mampu menjangkau berbagai kalangan.

Baca Juga :  Pengurus Komite Sekolah TKK Anfrida Larantuka Dikukuhkan untuk Masa Bakti 2026–2028

Agenda utama meliputi ngobrol publik yang membahas isu strategis pendidikan, pameran dampak komunitas yang menampilkan berbagai inovasi lokal, serta temu penggerak pendidikan sebagai ruang konsolidasi dan kolaborasi.

Susana Kegiatan BelajarRaya Kupang di Aula Serbaguna Rumah Jabatan Walikota Kupang

Selain itu, kegiatan ini juga diramaikan dengan pertunjukan etnik dan budaya yang mengangkat kekayaan lokal NTT, serta sosialisasi uang Rupiah oleh Bank Indonesia sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan.