Theodorus juga memastikan seluruh biaya pendidikan ditanggung penyelenggara beasiswa, termasuk uang saku bulanan yang cukup untuk kebutuhan hidup di Cina.
“Belajarlah dengan giat, gali ilmu sebanyak mungkin, dan bawa pulang untuk membangun NTT serta Indonesia,” pesannya.
Pahlawan Pendidikan Dari Timur
Ia menyebut para mahasiswa ini sebagai “Pahlawan Pendidikan dari Timur” dan berharap program serupa tahun depan dapat menjangkau lebih banyak pelajar dari Flores, Sumba, Timor, dan daerah lain di NTT.
Acara pelepasan juga diwarnai pesan motivasi dari Wakil Ketua Bidang Pendidikan INTI , Mariana Nino Bais, Kepala SMA Giovanni RD. Stefanus Mau, mewakili kepala sekolah lainnya, serta perwakilan orang tua mahasiswa.
“Anak-anak ini adalah harapan kita bersama. Mari kita dukung mereka agar berhasil dan kembali membawa perubahan bagi daerahnya,” tutup Theodorus.












