Pelatihan Pembuatan Cat Anti Korosi dari Rumput Laut, yang memberikan bekal keterampilan serta bantuan alat produksi seperti mesin pencacah rumput laut.
Peningkatan produktivitas dan ragam produk berbasis rumput laut yang ramah lingkungan.
Kepala Desa Tablolong, Zet A. M. Nggadas, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut.
“Bantuan pelatihan dan peralatan dari Pertamina sangat bermanfaat. Warga kami bisa meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan,” ungkapnya.
Secara terpisah, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menyampaikan bahwa Program Nona Nori merupakan bagian dari strategi sosial Pertamina yang menyentuh aspek ekonomi, edukasi, dan lingkungan.
“Program ini adalah contoh praktik baik pemberdayaan masyarakat. Kami berharap Nona Nori bisa menjadi inspirasi dan direplikasi di pesisir lainnya di NTT dan Indonesia,” jelas Ahad.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok masyarakat, dan mitra strategis demi menjaga keberlanjutan program.
Ke depannya, Nona Nori ditargetkan menjadi model pemberdayaan pesisir yang inklusif dan berkelanjutan.











