1. Promosi Wisata NTT: Menunjukkan keindahan alam dan budaya dari tiga pulau ke dunia.
2. Peningkatan Ekonomi Lokal: Bazar UMKM dan aktivitas ekonomi di titik start dan finish.
3. Pengembangan Olahraga: Mendorong minat generasi muda terhadap balap sepeda.
4. Pelibatan Generasi Muda: Anak-anak sekolah dan pemuda ikut serta dalam penyelenggaraan dan pendampingan peserta.
“Kami ingin event ini menjadi awal dari rangkaian event internasional lain seperti lomba lari, memancing, hingga fashion week,” ungkapnya.
Rute Siap, Keamanan Terjamin
Kadis PUPR NTT, Beny Nahak, memastikan bahwa seluruh jalur telah diperbaiki dan siap dilalui peserta.
Koordinasi keamanan juga telah dilakukan dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.
Dimeriahkan 16 Tim Internasional
Tour de EnTeTe 2025 akan diikuti oleh 16 tim kontinental dari 13 negara, termasuk dari Filipina, Prancis, dan Iran.
Meski belum masuk kalender UCI (Union Cycliste Internationale), antusiasme peserta tetap tinggi.
CEO Jelajah Sport, Jannes Eudes Wawa, menyatakan bahwa event ini akan menjadi jembatan menuju pengakuan dunia.
Sementara itu, Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, menyebut event ini sebagai pemanasan ideal menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Labuan Bajo Jadi Puncak Acara
Perhelatan akbar ini akan ditutup di Labuan Bajo, Manggarai Barat pada 21 September 2025. Selain menjadi garis finish, kota wisata premium ini juga akan menjadi panggung terakhir pesta rakyat NTT.











