Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Meriah dan Reflektif! Festival GMKI 2025 Kupang Jadi Penutup Dies Natalis yang Berkesan

Avatar photo
×

Meriah dan Reflektif! Festival GMKI 2025 Kupang Jadi Penutup Dies Natalis yang Berkesan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Ia juga menegaskan bahwa GMKI tidak hanya dikenal sebagai organisasi yang kritis terhadap kebijakan melalui aksi-aksi demonstrasi, namun juga sebagai organisasi yang peduli dan berperan langsung dalam kehidupan sosial.

“Kami hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana seperti di Lewotobi, ikut mendukung serta mengawal program pemerintah dengan kritik yang membangun, dan terus menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota dan komisariat GMKI di berbagai perguruan tinggi untuk tetap solid dan aktif mewujudkan visi besar GMKI di segala medan pelayanan.

Baca Juga :  Demo di Polda NTT, Aliansi Mahasiswa Soroti Kasus Gama Ferroh Hingga Dugaan Praktik Mafia BBM

Sejarah dan Peran Strategis GMKI

Sementara itu, Dr. Roddialek Pollo, M.Si dalam sambutannya memberikan refleksi historis dan peran strategis GMKI dalam dunia kemahasiswaan dan sosial.

“GMKI merupakan organisasi kemahasiswaan yang resmi berdiri pada 9 Februari 1950. Namun, akar sejarahnya berasal dari Christelijke Studenten Vereeniging op Java (CSV) yang sudah ada sejak 28 Desember 1932 di Kaliurang, Yogyakarta,” jelasnya.

Menurutnya, GMKI kini telah memiliki 103 cabang di seluruh Indonesia, tersebar di berbagai kota yang menjadi pusat pendidikan tinggi. Hal ini menegaskan eksistensi GMKI sebagai wadah pembentukan kader bangsa yang berintegritas dalam iman, ilmu, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.