Selain penyampaian materi, tim Pokja IV TP-PKK NTT juga menggelar demo memasak menu bergizi seimbang berbahan lokal yang mudah dipraktikkan di rumah.
Pembentukan kelurahan sehat merupakan kunci awal dalam upaya pencegahan stunting. Kami ingin memastikan setiap ibu dan ayah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pola asuh dan pola makan anak.

Peran ayah sangat penting, bukan sekadar figuran, tetapi pemegang kunci dalam pengaturan pola makan, kedisiplinan, dan konsistensi pengasuhan,” ujar dr. Yusi Kusumawardani.
Berbagi Kebahagiaan untuk Anak Bermasalah Gizi
Kegiatan ini juga dihadiri 200 anak bermasalah gizi, baik wasting maupun stunting, yang berasal dari kelompok PPA kelas survival dan empat Posyandu di wilayah Kelurahan Teunbaun.
Anak-anak tersebut menerima paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai bentuk dukungan awal pembiasaan pola makan sehat dan bergizi.
Demo memasak menu sehat digelar di halaman Gereja Maranatha Teunbaun dan dipandu oleh tim Pokja IV TP-PKK Provinsi NTT, yakni Ns. Ivon, Ns. Regina, serta Adi Langga.












