Tono menambahkan, momentum Idul Adha selalu menjadi salah satu periode penting bagi para peternak sapi di NTT.
Selain meningkatkan penjualan, perayaan kurban juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi peternak rakyat di daerah.
Ia menilai, tingginya permintaan sapi kurban tahun ini menjadi angin segar bagi sektor peternakan yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
βIni tentu sangat membantu para peternak, terutama peternak kecil. Perputaran ekonomi di sektor peternakan meningkat dan hasil penjualan bisa membantu kebutuhan keluarga mereka,β katanya.
Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang, sebagian sapi kurban dari NTT juga disebut mulai dipasarkan ke sejumlah wilayah lain di luar daerah, mengingat kualitas ternak NTT yang selama ini dikenal baik di pasar nasional.
Ketua Umum HP2SK NTT berharap meningkatnya minat masyarakat terhadap sapi lokal dapat terus dipertahankan, sekaligus menjadi motivasi bagi peternak untuk terus menjaga kualitas ternak mereka.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat menjelang Idul Adha 1447 H, sektor peternakan sapi di NTT diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun kesejahteraan para peternak lokal.










