Tercatat konsumsi LPG meningkat 27 , minyak tanah naik 16 persen, gasoline meningkat 5 persen, konsumsi avtur meningkat 8 persen dsb Sebaliknya, konsumsi Gasoil menurun.
Area Manager Ahad Rahedi memastikan stok BBM, LPG, dan avtur tetap aman dengan ketahanan antara delapan hingga lima belas hari.
“Ketahanan stok kami jaga antara delapan hingga lima belas hari untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Ahad.
Pertamina mengoperasikan 9 terminal BBM , 142 SPBU, 11 SPBUN, 7 Agen LPG non subsidi, 3 agen LPG Siaga, dan 6 Aviation Fuel Terminal serta satu unit motorist Pertamina Delivery Service.
Seluruh infrastruktur tersebut terhubung sistem monitoring yang beroperasi selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan distribusi energi.
Ahad menegaskan Pertamina akan meningkatkan keandalan distribusi energi berdasarkan evaluasi Satgas RAFI 2026 ke depan.
“Kami akan terus meningkatkan layanan distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Ahad












