Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi langkah dan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat NTT selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pertamina. Apabila terdapat kendala distribusi di lapangan, kami harap segera dikoordinasikan dengan jajaran Pemerintah Provinsi,” kata Emanuel.
Dalam kesempatan tersebut, Pertamina Patra Niaga juga melaporkan bahwa secara umum stok BBM subsidi maupun non-subsidi di NTT untuk Triwulan IV Tahun 2025 dalam kondisi aman dan mencukupi.
Namun, untuk jenis Bio Solar, dilakukan penyesuaian menyusul peningkatan permintaan pada periode Nataru yang sebelumnya sempat menyebabkan antrean di sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov NTT dan BPH Migas terkait penambahan kuota Bio Solar.
“BPH Migas telah menyetujui penambahan kuota Bio Solar sebesar 7.022 kiloliter untuk wilayah NTT. Penyaluran tambahan ini telah dilakukan secara bertahap sejak 20 Desember hingga akhir Desember 2025,” jelas Ahad.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menambah pasokan minyak tanah sebesar 1.144 kiloliter atau sekitar 12 persen dari alokasi normal, yang didistribusikan pada periode 17–31 Desember 2025.












