Anggota Kopdit Swasti Sari, kata Imelda, berasal dari berbagai kelompok, mulai dari ibu rumah tangga, petani, nelayan, hingga pelaku usaha swasta.
“Anggota kita terdiri dari ibu rumah tangga, petani, nelayan, dengan usaha swasta. Itu yang kemudian kita dorong untuk mendapatkan perlindungan,” jelasnya.
Imelda menyebut, dalam kepesertaan tersebut terdapat anggota yang mengambil tiga program perlindungan, sementara sebagian lainnya memilih dua program sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Menurutnya, capaian Juara 2 Jamsostek Award tahun ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Penilaian penghargaan antara lain berkaitan dengan jumlah kepesertaan dan partisipasi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini tahun kita juara 2. Tahun lalu juara 3. Semoga tahun depan bisa juara 1,” kata Imelda.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga semakin mendorong kesadaran anggota dan pekerja mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bagi Kopdit Swasti Sari, perlindungan pekerja merupakan bagian dari komitmen untuk membangun koperasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pekerja dan anggota.










