“Swasti Sari sudah membantu masyarakat Solor. Walaupun keadaan ekonomi sedang tidak baik dari waktu ke waktu, Swasti Sari tetap hadir sebagai penopang dasar lembaga keuangan yang terpercaya untuk membantu ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Petrus, Kopdit Swasti Sari telah membangun kepercayaan masyarakat karena dikelola secara profesional serta berpegang pada prinsip koperasi, yakni dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota.
“Swasti Sari sudah punya nama sejak tahun 1993 ketika saya masih berada di Kupang. Lembaga ini berkembang pesat karena dijalankan secara profesional dan melibatkan anggota dalam prinsip dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta agar mengikuti Pendidikan Dasar dengan baik agar memahami lebih mendalam tentang nilai dan semangat yang menjadi dasar perjalanan Kopdit Swasti Sari.
“Dengan memahami spiritualitas lembaga ini secara benar, akan tercipta ikatan emosional yang erat antara anggota dan koperasi sehingga anggota tidak salah kamar dalam menjalankan perannya,” tambahnya.
Anggota Akui Manfaat Besar Swasti Sari
Salah satu peserta kegiatan, Yohana Palan Koten asal Desa Wulublolong, Kecamatan Solor Timur, mengungkapkan rasa syukurnya menjadi bagian dari Kopdit Swasti Sari.










