Karena itu, pihak PKBM berupaya mengarahkan mereka agar tidak hanya fokus pada kegiatan produksi, tetapi juga belajar mengelola hasil usaha secara lebih bijak.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong warga belajar untuk menjadi anggota Kopdit Swasti Sari dan mulai membangun kebiasaan menabung dari hasil kerja mereka.
“Selain belajar, mereka juga kami dorong untuk membangun kebiasaan menabung”.
“Hasil dari usaha pertanian dan peternakan yang mereka jalankan diharapkan bisa disisihkan untuk ditabung, sehingga sedikit demi sedikit dapat menjadi modal ekonomi bagi keluarga,” ujarnya.

Maria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD Kabupaten Malaka menilai bahwa pendidikan non formal seperti PKBM perlu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat, tidak hanya dari sisi pendidikan tetapi juga dari aspek kemandirian ekonomi.
Dengan adanya kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan yang lebih baik, ia berharap warga belajar dapat memiliki perencanaan ekonomi yang lebih terarah di masa depan.










