Ia menilai semakin banyak anggota koperasi yang berhasil membuka usaha, maka semakin besar pula kontribusi koperasi dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
Dorong Perputaran Ekonomi Lokal
Dalam kesempatan itu, Kasmirus mengajak seluruh anggota Kopdit Swasti Sari maupun masyarakat untuk mendukung usaha lokal dengan berbelanja di KA’E Swalayan.
Ia berharap uang yang dibelanjakan masyarakat dapat terus berputar di lingkungan lokal sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
“Kalau anggota datang berbelanja di sini, stok barang bertambah, usaha berkembang, ekonomi berputar di antara kita sendiri. Inilah semangat koperasi,” ujarnya.
Meski demikian, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak selalu menuntut harga semurah mungkin sehingga pelaku usaha tetap memperoleh keuntungan dan usahanya dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Berawal dari Lahan Kosong
Sementara itu, Owner KA’E Swalayan, Jainudin, mengisahkan usaha tersebut berawal dari sebidang tanah yang diperolehnya pada 2012.
Saat itu kawasan Jalur 40 masih didominasi lahan kosong dan belum berkembang seperti sekarang.
Namun setelah kembali bertugas beberapa tahun kemudian, ia melihat kawasan tersebut berubah menjadi permukiman yang terus berkembang sehingga muncul peluang membuka pusat perbelanjaan.












